UNGGUL DAN BERPRESTASI DALAM BIDANG IPTEK DAN IMTAQ

Raih prestasimu dengan memilih MTs Yasrib Batu - Batu merupakan Pilihan Yang Tepat.

KEGIATAN SISWA-SISWI MTs YASRIB BATU - BATU

Upacara Bendera,Drum Band Bina Muda Al-Ma'ruf,Dakwah Islamiyah,Senam Pagi,Perkemahan 17 Agustus 2022.

MADRASAH Mandiri Berprestasi

Siswa - Siswi dan orang Tua cerdas,Menjadikan Madrasah Sebagai pilihannya.

Perencanaan Gedung Madrasah

Mencetak Generasi Muda yang berkualitas,Beriman dan Berakhlakul karimah

Terakreditasi A (Unggul)

Kuantitas dan Kualitas SDM Tidak diragukan

Tenaga pendidik yang berkompeten

Semangat kekeluargaan Terbangun

Pengurus OSIS Periode 2024-2025

Tingkatkan kualitas,prestasi dan kreativitas

PMR MADYA UNIT 02.054 MTs YASRIB BATU - BATU

NOY SIAMO TUTTI FRATELLI - KITA SEMUA BERSAUDARA

SANGGAR SENI AN-NUR MTs YASRIB BATU - BATU

KREASI DAN INOVASI TANPA BATAS

GARUDA FUTSAL CLUB MTs YASRIB BATU - BATU

BERJUANG - BERUSAHA - MENANG

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2026

YASRIB CHAMPION II MTs Yasrib Batu-Batu Berlangsung Meriah, Melahirkan Generasi Berprestasi dan Sportif

MadrasahNews,Batu-Batu, 18 Juni 2026 – MTs Yasrib Batu-Batu sukses menyelenggarakan kegiatan Yasrib Champion II yang berlangsung pada tanggal 12–18 Juni 2026 di lingkungan MTs Yasrib Batu-Batu. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh OSIS MTs Yasrib Batu-Batu ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta didik.

Yasrib Champion II merupakan ajang pengembangan bakat, minat, kreativitas, serta sportivitas siswa melalui berbagai cabang lomba akademik, keagamaan, seni, dan olahraga. Selama sepekan pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas.

Kepala MTs Yasrib Batu-Batu dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yasrib Champion bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter peserta didik agar menjadi generasi yang berani tampil, percaya diri, disiplin, dan mampu berkompetisi secara sehat.

Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama panitia, dewan guru, dewan juri, dan seluruh peserta. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga madrasah.

Pada acara penutupan, panitia mengumumkan para juara umum yang berhasil meraih prestasi terbaik selama kegiatan berlangsung. Adapun hasil perolehan Juara Umum Yasrib Champion II adalah sebagai berikut:

๐Ÿฅ‡ Juara Umum I : Kelas VIII A

๐Ÿฅˆ Juara Umum II : Kelas IX B

๐Ÿฅ‰ Juara Umum III : Kelas VIII C

Suasana penutupan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan semangat juang yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.

Melalui kegiatan Yasrib Champion II, MTs Yasrib Batu-Batu berharap dapat terus melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, berkarakter Islami, kreatif, serta mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan Yasrib Champion II, seluruh keluarga besar MTs Yasrib Batu-Batu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik menuju madrasah yang lebih maju, berprestasi, dan bermartabat.

"Berani Tampil, Siap Juara!"

Senin, 14 Juli 2025

Budaya yang harus di miliki dan dibiasakan oleh peserta didik MTs Yasrib Batu-Batu


Agar peserta didik MTs Yasrib Batu-Batu bisa meraih cita - cita yang di impikan sehingga bisa menjadi kenyataan dimasa yang akan datang, maka perlu membiasakan atau membudayakan beberapa hal berikut dibawah ini pada diri masing - masing peserta Didik MTs Yasrib Batu-Batu :

1. Tidur Lebih awal dan bangun lebih awal 

2.Rajin berolah raga minimal 15 - 30 menit 

3.Datang lebih awal dimadrasah sebelum pukul 07:15

4. Salim,salam,senyum,sapa pada Guru dan teman sekitar

5. Membawa Al-Qur'an & Mukena/Kopiah Hitam 

6. Belanja di Kantin Madrasah sendiri

7. Makan & Minum dengan cara duduk 

8. Meminta izin kepada guru jika akan keluar Ruangan

9. Bertutur kata yang sopan dan ramah kepada siapapun

10.Berwudhu sebelum masuk Masjid dengan cara yang baik dan tepat (Tidak terburu-buru)

11. Melepaskan alas kaki saat akan kemasjid

12. Membaca doa masuk masjid 

ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุงูْุชَุญْ ู„ِูŠ ุฃَุจْูˆَุงุจَ ุฑَุญْู…َุชِูƒَ

Artinya: "Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."

*Doa Setelah keluar masjid

ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّูŠ ุฃَุณْุฃَู„ُูƒَ ู…ِู†ْ ูَุถْู„ِูƒَ

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu."

13. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar Madrasah & Masjid

14. Menghormati jemaah dengan tidak menimbulkan keributan suara dan tingkalaku yang tidak baik 

15. Mengikuti seluruh pembelajaran dengan baik 

17. Berbusana rapi,sopan dan islami sesuai syariat Islam dan merawat diri

17. Bijaksana dalam bersosial media (Filter)

18. Mengurangi aktifitas yang tidak produktif dan menghambat prestasi

19. Mengikuti Apel pagi,Dakwah Islamiyah dan apel pulang

20.Gemar Beribadah & Menghadiri Shalat Berjamaah sebanyak 5 kali sehari semalam (Subuh,Dhuhur,
Ashar,Magrib,Isya) di Masjid terdekat dari tempat tinggalnya

21.Gemar Membaca Alqur'an dan buku - buku penting untuk meningkatkan kualitas diri 

22.Saling Berbagi, Saling menghargai dan menumbuhkan sikap saling memiliki  atau memunculkan sifat Persaudaraan,
persatuan dan kesatuan antar sesama Manusia (No Bullying)

23.Patuh terhadap seluruh aturan Madrasah


Demikianlah adab dan budaya yang semestinya dilakukan dan dibiasakan oleh peserta didik MTs Yasrib Batu-Batu.Semoga Allah memberikan kita kekuatan dan kemampuan untuk dapat melaksanakan segala bentuk kebaikan yang kita rencanakan demi masa depan yang gemilang.

Senin, 28 Oktober 2024

ADMINISTRASI GURU MTs YASRIB BATU - BATU




Administrasi guru adalah pedoman belajar dan petunjuk kerja yang digunakan guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaranAdministrasi guru yang baik dapat membantu guru mengelola waktu, sumber daya, dan kegiatan belajar mengajar dengan lebih optimal
Berikut beberapa jenis administrasi guru:
1. Kalender pendidikan
2. Program tahunan (PROTA)
3. Program semester (PROMES)
4. Silabus
5. Analisis SK/KD
6. Prosedur penilaian
7. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
8. Modul Ajar
Modul ajar adalah panduan lengkap dan sistematis bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Modul ini terdiri dari empat bagian utama, yaitu:
  • Informasi Umum: Menjelaskan tentang topik dan cakupan modul.
  • Capaian dan Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa.
  • Rancangan Penggunaan: Menguraikan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan.
  • Detail Pertemuan: Menyediakan rincian untuk setiap sesi pembelajaran.

9. Modul Projek

Modul projek adalah salah satu dokumen yang digunakan untuk mendukung guru dan siswa dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Modul ini memberikan panduan rencana pembelajaran dengan metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang sesuai dengan perkembangan siswa. Modul ini membantu siswa belajar secara aktif melalui proyek nyata yang memperkuat nilai-nilai Pancasila.


10. Ketuntasan belajar minimal (KBM)

11. Jurnal/agenda guru

12. Buku absensi 

13. Video Pembelajaran 

14. Roster

15. LKPD
Selain itu, guru juga dapat berperan dalam administrasi sarana dan prasarana sekolah, seperti: Perencanaan pengadaan alat bantu pengajaran, Pemanfaatan dan pemeliharaan alat bantu pengajaran, Pengawasan penggunaan alat praktek oleh siswa. 
Penting bagi guru untuk mengetahui dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Hal ini karena setiap perubahan dan perkembangan kurikulum, administrasi guru yang harus dipersiapkan juga akan berbeda

 Dalam Kurikulum Merdeka, administrasi guru juga mencakup: Perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan pembelajaran, Evaluasi hasil belajar, Pengembangan profesional guru. 

 Selain itu, wali kelas juga perlu membuat data kelas yang lengkap, termasuk informasi pengurus kelas. Data kelas ini penting untuk menunjang kegiatan pembelajaran siswa.

Tujuan administrasi pendidikan adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan operasional pendidikan.


Adapun Contoh administrasi Guru MTs Yasrib Batu - Batu yaitu :


1. Bahasa Indonesia

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX 


2. Bahasa Inggris

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


3. Bahasa Daerah (Mulok)

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


4. Bahasa Arab

        Kelas VII

        Kelas VIII   Kesepakatan Kelas VIII A

        Kelas IX

Umpan Balik


5. Matematika

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


6. IPA (Fisika )

        Kelas VII  (Video Pembelajaran)

        Kelas VIII  LKPD

        Kelas IX 


 (Bioligi)

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


7. IPS

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


8. Prakarya

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


9. PKn

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


10. PJOK

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


11. TIK

        Kelas VII

        Kelas VIII  

        Kelas IX


12. Fiqhi 

            Kelas VII

            Kelas VIII

            Kelas IX 


13. Aqidah Akhlak

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


14. SKI

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


15. Al-Qur'an Hadits

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


16. Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila (P5)

        Kelas VII

        Kelas VIII

        Kelas IX


Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat dan kami memohon maaf jika ada kesalahan dan ketidak sempurnaan dari kami.



Selasa, 01 Oktober 2024

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2024, Melestarikan Warisan Budaya Bangsa

Setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO. Pada tahun 2024, perayaan ini kembali digelar dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap batik sebagai identitas budaya Indonesia.

Sejarah Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional pertama kali diperingati pada tahun 2009, setelah UNESCO secara resmi menetapkan batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009. Pengakuan ini merupakan bentuk apresiasi dunia terhadap kekayaan seni dan budaya Indonesia yang telah berkembang sejak berabad-abad lalu. Batik sendiri memiliki makna yang mendalam dan nilai filosofi tinggi, dengan motif-motif yang bervariasi di setiap daerah dan mencerminkan kekayaan alam, sejarah, serta kepercayaan masyarakat setempat.

Batik: Identitas Budaya Indonesia

Batik bukan hanya kain bermotif indah, tetapi juga merupakan salah satu simbol kuat dari identitas budaya Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki motif batik yang khas, seperti batik Solo, batik Yogyakarta, batik Pekalongan, hingga batik Madura, yang mencerminkan kekayaan tradisi dan keragaman budaya bangsa. Berbagai motif batik juga memiliki makna filosofis yang menggambarkan kebijaksanaan hidup, keberanian, kesejahteraan, dan harapan.

Dalam penggunaannya, batik tidak hanya dikenakan pada acara-acara resmi, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia bahkan mewajibkan penggunaan batik pada hari-hari tertentu sebagai upaya untuk terus melestarikan warisan budaya ini.

Perayaan Hari Batik Nasional 2024

Pada peringatan Hari Batik Nasional 2024, berbagai kegiatan digelar di seluruh penjuru Indonesia. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surakarta, diadakan festival batik, pameran motif-motif batik kuno dan modern, serta workshop yang mengajarkan cara membatik kepada masyarakat, terutama generasi muda. Acara ini bertujuan agar generasi penerus dapat lebih memahami dan mencintai warisan budaya ini, sekaligus mendorong para perajin batik untuk terus berkarya dan berinovasi.

Selain itu, pada tahun ini, perayaan Hari Batik Nasional juga diwarnai dengan kampanye digital yang mengajak masyarakat untuk memposting foto diri mereka mengenakan batik dengan tagar #HariBatik2024 di media sosial. Kampanye ini diharapkan dapat menambah kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan batik sebagai warisan budaya yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Upaya Pelestarian Batik

Pelestarian batik sebagai warisan budaya tak lepas dari peran pemerintah, perajin batik, serta masyarakat. Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian terus mendukung pengembangan industri batik, baik melalui pelatihan bagi para perajin, pemberian fasilitas untuk memasarkan produk batik, hingga penguatan branding batik di kancah internasional. Sementara itu, para perajin batik juga terus berinovasi dengan menciptakan motif-motif baru tanpa melupakan akar tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas batik.

Di tingkat internasional, batik juga terus dipromosikan sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia. Melalui berbagai acara budaya dan pameran seni di luar negeri, batik diperkenalkan kepada dunia sebagai salah satu karya seni yang kaya akan nilai estetika dan budaya.

Kesimpulan

Hari Batik Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi juga momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang, menghargai, dan melestarikan batik sebagai warisan budaya dunia. Pada tahun 2024, peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan keindahan batik, tetapi juga sebagai sarana untuk menyatukan masyarakat Indonesia dalam merawat dan mengembangkan batik sebagai salah satu identitas bangsa. Dengan cinta dan kepedulian terhadap batik, Indonesia akan terus menjadi pusat peradaban yang kaya akan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Senin, 30 September 2024

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024 Refleksi dan Makna yang terkandung

Pada tanggal 1 Oktober 2024, Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momen bersejarah yang selalu diperingati untuk mengenang pentingnya ideologi Pancasila dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Peringatan ini memiliki makna mendalam, terutama dalam mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga semangat kebhinekaan dan semangat persatuan di tengah keragaman suku, agama, ras, dan golongan yang ada di Indonesia.

Latar Belakang Sejarah

Hari Kesaktian Pancasila pertama kali diperingati untuk memperingati kejadian tragis Gerakan 30 September (G30S) yang terjadi pada tahun 1965. Pada peristiwa tersebut, sekelompok militer yang mengatasnamakan dirinya "Gerakan 30 September" melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap enam jenderal dan satu perwira TNI AD. Gerakan tersebut dituduh ingin menggantikan Pancasila sebagai dasar negara dengan ideologi lain. Namun, usaha tersebut berhasil digagalkan, dan pada 1 Oktober 1965, keadaan dapat dikendalikan kembali oleh pemerintah dan militer. Oleh karena itu, tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Kesaktian Pancasila sebagai simbol ketahanan bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti keadilan sosial, persatuan, kerakyatan, kemanusiaan, dan ketuhanan adalah fondasi yang membentuk identitas bangsa Indonesia.

Pada tahun 2024, peringatan Hari Kesaktian Pancasila membawa pesan penting di tengah berbagai tantangan global dan domestik yang dihadapi oleh Indonesia. Di era digital dan globalisasi, ancaman terhadap persatuan bangsa dapat muncul dari berbagai sumber, seperti disinformasi, radikalisme, dan polarisasi sosial. Oleh karena itu, semangat Pancasila harus terus dikobarkan, tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai pedoman dalam bermasyarakat dan bernegara.

Peringatan Tahun 2024

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, di mana upacara kenegaraan akan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Upacara ini juga akan diikuti oleh jajaran menteri, tokoh-tokoh nasional, dan berbagai elemen masyarakat yang turut meresapi makna mendalam dari kesaktian Pancasila.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan ini diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkokoh rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap Pancasila. Sekolah-sekolah, instansi pemerintahan, dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan seperti upacara bendera, seminar, dan diskusi yang menekankan pentingnya menjaga Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bernegara.

Relevansi Pancasila di Era Modern

Di tengah perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi, tantangan bagi Pancasila semakin besar. Globalisasi membawa perubahan dalam pola pikir masyarakat yang terkadang bisa mengikis nilai-nilai kebangsaan. Namun, Pancasila sebagai ideologi terbuka tetap relevan dan fleksibel dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kebersamaan dan gotong royong tetap menjadi modal penting dalam membangun bangsa yang lebih maju dan adil. Nilai-nilai tersebut juga dapat menjadi penangkal dari paham-paham ekstremisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

Kesimpulan

Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sebuah peringatan sejarah, tetapi juga momen refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali memperkuat komitmen terhadap Pancasila. Pada tahun 2024 ini, kita diingatkan bahwa Pancasila adalah kunci utama dalam menjaga keberagaman dan kebersamaan dalam bingkai NKRI. Tantangan zaman boleh berubah, tetapi nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai permasalahan bangsa.

Semoga melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kita semua dapat terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta memastikan Indonesia tetap kuat dan bersatu di tengah dinamika zaman.

Selasa, 09 April 2024

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024 M dari Keluarga Besar MTs Yasrib Batu - Batuo

[Rabu,01 Syawal 1445 H bertepatan dengan 10 April 2024]

Bulan Ramadan telah berlalu dengan segala keindahannya dan kini kita merayakan kemenangan dengan terbitnya matahari di pagi yang cerah. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024 M bagi keluarga besar MTs Yasrib Batu - Batu. Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan berkah-Nya kepada kita semua.

Hari raya Idul Fitri adalah momen yang paling dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, momen ini selalu dirayakan dengan penuh kegembiraan dan sukacita. Setiap keluarga akan membuka pintu rumahnya dengan tangan terbuka untuk menjamu sanak saudara dan tetangga. Saat inilah kita memaafkan satu sama lain atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah terjadi selama setahun. Rasanya begitu indah melihat keluarga yang saling berpelukan dan berkumpul dengan tenang dan damai.

Keluarga besar MTs Yasrib Batu - Batu pun begitu merasakan kebahagiaan atas momen yang suci ini. Tidak hanya dalam merayakannya bersama-sama, keluarga besar MTs Yasrib Batu - Batu merayakan Idul Fitri dengan memberikan sumbangan kepada anak-anak yatim yang membutuhkan. Hal ini merupakan bagian dari ajaran Islam yang menekankan pentingnya membantu sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Sekali lagi, Keluarga Besar MTs Yasrib Batu - Batu mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024 M kepada seluruh umat Muslim di Indonesia dan seluruh dunia.Taqabbalallahu minnii Waminkum Taqabbal yaa Kariim. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan di hari yang suci ini. Eid Mubarak!

Selasa, 23 Januari 2024

Pentingnya Mempertahankan Adab Terhadap Guru

Artikel Madrasah,Soppeng -24/01/2024 Ringkasan: Artikel ini membahas tentang pentingnya menjaga adab terhadap guru. Pembaca akan diingatkan kembali mengapa guru harus dihormati dan dihargai di antara para siswa. 

Guru adalah orang yang berperan dalam membentuk karakater dan kemampuan intelektual siswa. Oleh karena itu, menghargai dan menghormati guru memang merupakan suatu hal krusial dalam proses pendidikan. Namun, ada kalanya sekarang ini, adab terhadap guru telah mulai terabaikan oleh sebagian murid. Tidak sadar, perilaku tersebut dapat merusak hubungan yang seharusnya didasarkan pada saling menghargai antara guru dan siswa.

Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh siswa adalah dengan menghindari sikap yang tidak sopan. Sikap malas atau tidak tertarik pada pelajaran dapat dianggap sebagai sikap yang tidak menghargai guru. Selain itu, berkata kasar, membangkang atau tidak mengindahkan pesan dan perintah dari guru juga dapat memicu konflik dan merusak ikatan antara guru dan siswa.

Namun, menjaga adab terhadap guru bukan hanya tentang menghindari perilaku yang tidak sopan semata. Aktif dalam belajar, mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang relevan sebelum atau sesudah pelajaran, serta respek terhadap pandangan dan ide dari guru adalah beberapa contoh dari bagaimana siswa dapat menunjukkan rasa hormat yang lebih dalam kepada guru.

Terakhir, kita harus diingatkan kembali bahwa guru merupakan sumber pengetahuan dan pengalaman yang tak ternilai. Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas dedikasi guru dalam membantu kita meraih masa depan yang lebih baik. Mari kita pertahankan adab terhadap guru untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.

Adapun video Tutorial menyanyikan lagu dengan judul Adab Terhadap Guru (Klik Disini)

Jumat, 24 November 2023

Selamat Hari Guru Nasional 2023

Hari Guru Nasional merupakan momen penting bagi setiap negara untuk merayakan peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Di Indonesia, Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November sebagai bentuk penghormatan terhadap guru yang telah berjuang dalam membentuk karakter generasi muda. Jelang perayaannya, mari kita memahami makna dan sejarah di balik Hari Guru Nasional di Indonesia.

 

Latar Belakang Hari Guru Nasional di Indonesia

Hari Guru Nasional tidak hanya menjadi wadah untuk menghargai pengabdian para pendidik, tetapi juga mencerminkan rasa syukur terhadap jasa guru dalam membangun pondasi pendidikan bangsa. Sejarah Hari Guru Nasional berawal pada tahun 1945. Pada waktu itu, terbentuklah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setelah sebelumnya Persatuan Guru Indonesia (PGI) menyelenggarakan Kongres Guru Indonesia perdana di Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 24-25 November 1945. Kemudian tanggal 25 November secara resmi ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1994. Pemilihan tanggal 25 November tidaklah sembarangan; itu dipilih untuk menghormati lahirnya Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pendidikan Indonesia yang dianggap sebagai pelopor pendidikan bagi rakyat.

 

Ki Hajar Dewantara: Bapak Pendidikan Indonesia

Ki Hajar Dewantara, yang sebenarnya bernama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Ia bukan hanya seorang pendidik, tetapi juga seorang pemikir, budayawan, dan tokoh pergerakan nasional. Konsep pendidikan yang diusung oleh Ki Hajar Dewantara mencakup prinsip bahwa pendidikan harus menyentuh aspek holistik individu, tidak hanya aspek kognitif tetapi juga moral, emosional, dan fisik.

Salah satu sumbangsih terbesar Ki Hajar Dewantara adalah mendirikan sekolah Taman Siswa pada tahun 1922. Taman Siswa menjadi lembaga pendidikan yang membuka pintu bagi anak-anak pribumi untuk mendapatkan pendidikan formal. Semangatnya untuk memajukan pendidikan bangsa menjadi inspirasi utama pemilihan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional.

 

Makna Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional bukan hanya sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, ini adalah momen refleksi untuk memahami betapa pentingnya peran guru dalam mengarahkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Guru tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, moralitas, dan sikap positif siswa.

Peringatan ini juga mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun siswa, untuk memberikan apresiasi dan dukungan terhadap dunia pendidikan. Memberdayakan guru dengan memberikan fasilitas dan pelatihan yang memadai merupakan investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

 

Peran Guru di Era Modern

Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dinamika sosial, peran guru tidak lagi terbatas pada pengajaran di kelas. Guru juga berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing, dan inspirator. Keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada guru di sekolah, tetapi juga melibatkan dukungan dari keluarga dan masyarakat.

Dengan menyimak sejarah Hari Guru Nasional, kita diingatkan akan nilai-nilai luhur dalam dunia pendidikan. Semangat Ki Hajar Dewantara untuk menyediakan pendidikan yang merata bagi semua menjadi panggilan bagi kita semua untuk terus mendukung perbaikan sistem pendidikan dan menghormati peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.


Hari Guru Nasional bukanlah sekadar hari besar di Indonesia, tetapi ajang untuk merenung, mensyukuri, dan berkomitmen untuk terus mendukung perjalanan pendidikan di Indonesia. Dengan menghargai peran guru, kita secara bersama-sama berinvestasi dalam masa depan yang cerah dan berkualitas bagi generasi penerus.


Senin, 04 September 2023

Visi - Misi,Proker & Motto Kandidat

KANDIDAT 01 (NUR RAHMADANI & NUR SOLEHA)

MOTTO

Belajarlah dari kegagalan agar dapat meraih kesuksesan

VISI

Menjadikan  osis sebagai mitra kerja dalam membangun siswa/siswi yang berbudi pekerti luhur dan berprestasi serta melatih dalam bersoalisasi dan berorganisasi

MISI

1.Memperkuat rasa kekeluargaan antarsiswa(i)
2.Menanamkan sikap disiplin pada semua siswa(i)
3.Meningkatkan kesadaran siswa(i) tentang kebersihan sekolah
4.Merayakan hari hari nasional dengan hal hal positif agar siswa(i) dapat selalu mengingat jasa dan perjuangan para pahlawan
5.Mengaktifkan program kerja seluruh pengurus OSIS sesuai dengan bidangnya


PROGRAM KERJA

1.Mengadakan rapat evaluasi kinerja OSIS
2.Melaksanakan kegiatan kegiatan keagamaan yang ada disekolah
3.Mengadakan kegiatan kegiatan yang bisa meningkatkan kinerja OSIS

KANDIDAT 02 (FAUZIAH RAMADANI & NUR AQILA MAWADDAH) 

๐—ฉ๐—ถ๐˜€๐—ถ:
๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ MT๐˜€ ๐—ฌ๐—ฎ๐˜€๐—ฟ๐—ถ๐—ฏ B๐—ฎ๐˜๐˜‚-Batu ๐˜€ebagai wadah yang ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐˜‚๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€, ๐—ฎ๐—ธ๐˜๐—ถf serta mencetak kader yang  ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฝ๐—น๐—ถ๐—ป,๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ฟ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ถ,๐—ธ๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ณ, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ต๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—บ๐˜‚๐—น๐—ถ๐—ฎ


๐— ๐—ถ๐˜€๐—ถ:
•๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ต๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—พ๐˜„๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ง๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐— ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ ๐—˜๐˜€๐—ฎ 

•๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜„๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ถ ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ด๐—ฎ ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป Madrasah, ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฝ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜„๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป melakukan ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป yang bermanfaat

•๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—น ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—บ๐—ฝ๐—ถ๐—ป ๐—ผ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ

•๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐˜๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฝ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐˜‚๐˜€๐˜†๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต

•๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐˜„๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ถ๐—ป๐˜€๐—ฝ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜€๐—ฝ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜„๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ Madrasah

•๐˜๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐˜€,๐˜€๐—ถ๐—ด๐—ฎ๐—ฝ & ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ผ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป

๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐˜ ๐Ÿฌ๐Ÿฎ:
๐Ÿญ.๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ธ๐˜๐—ถ๐—ณ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ ๐˜€๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ต ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ ๐˜€๐—ฒ๐˜€๐˜‚๐—ฎ๐—ถ ๐—ฏ๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ป๐˜†๐—ฎ.
๐Ÿฎ. ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป menciptakan ๐—ถ๐—ป๐—ผ๐˜ƒ๐—ฎ๐˜€๐—ถ,๐—ธ๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ณitas,๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€
๐Ÿฏ.๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ผ๐—ผ๐—ฟ๐—ฑ๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜€๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ต ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ
๐Ÿฐ.๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—บ๐—ฝ๐—ถ๐—ป ๐—ผ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ
๐Ÿฑ.๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐˜ƒ๐—ฎ๐—น๐˜‚๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—ฆ

๐— ๐—ผ๐˜๐˜๐—ผ ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐˜ ๐Ÿฌ๐Ÿฎ:
๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐˜‚ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—น๐—ฎ๐—ถ๐—ป ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด,๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—บ๐˜‚ ๐˜€๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ

KANDIDAT 03 (FIRZA AZIZAH & ZHEZHY ALIKA ZAHRA) 
Visi 
    Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan yang maha Esa dan mengembangkan segala potensi yang ada untuk bentuk siswa yang kreatif,dinamis, berprestasi,dan berakhlak mulia 

Misi 
     -membentuk karakter pengurus OSIS dan siswa Mts yasrib batu² yang cerdas dan solid 
-mengaktifkan program kerja seluruh anggota OSIS sesuai bidangnya 
-menjadikan osis sebagai wadah aspirasi siswa 
-memajukan prestasi madrasah dalam segala bidang 
-memperkuat nilai² keagamaan siswa - siswi Mts yasrib batu² dengan dasar ketuhanan yang maha esa

Motto: 
     Kamu tidak harus hebat untuk memulai,tapi kamu harus memulai untuk menjadi hebat

Proker:
-Mengadakan hari besar keagamaan
-Razia
-Bantuan Sosial
-kerja bakti
-Porseni
-MPLS

Jumat, 13 Januari 2023

STRUKTUR ORGANISASI MTs Yasrib Batu-Batu

Didalam setiap istansi dan lembaga tentu memiliki struktur organisasi. Namun sebelumnya kami akan memaparkan tentang apa arti dari struktur organisasi itu sendiri. 

Pengertian Struktur organisasi  

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit kerja) dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada organisasi dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan tertentu. Struktur organisasi menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan, pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan (integrasi) secara formal.

Dikutip dari buku Manajemen Sekolah: Madrasah Adiwiyata yang ditulis oleh Saeful Uyun, dkk (2020: 69), struktur organisasi yang ada di sekolah umumnya tumbuh dan berkembang seiring berkembangnya sekolah tersebut. Adapun pola organisasi tidak didasarkan pada pekerjaan yang ditentukan oleh pimpinan, tetapi rasa tanggung jawab yang sama-sama dipegang oleh staf dan pemimpin untuk memajukan organisasi.

Beberapa Tujuan Struktur Organisasi yang Penting untuk Dibuat

Staf tidak hanya sekadar melaksanakan tugas saja, tetapi juga memiliki wewenang untuk memberikan masukan demi tercapainya tujuan secara baik. Pimpinan juga tidak hanya sekadar memberikan perintah atau nasihat saja, tetapi juga memberikan contoh langsung terjun ke lapangan.

Adapun tujuan adanya struktur organisasi ini adalah:

1. Agar keputusan yang diambil oleh pimpinan lebih baik karena telah dipikirkan oleh sejumlah orang dan tanggung jawab yang diemban oleh semua posisi.

2. Pembagian kerja yang logis dan memadai, sehingga tidak terjadi ketimpangan.

3. Organisasi dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Struktur organisasi sekolah dapat terdiri dari penanggung jawab (kepala sekolah dan ketua komite), ketua harian, sekretaris, dan bendahara yang menjadi top leader, serta anggota atau kelompok kerja (pokja). Top leader memiliki tugas untuk mengetahui dan paham mengenai organisasi, menjadi role model dalam mematuhi peraturan, dan sekaligus mampu mengegrakan orang-orang yang ada di bawahnya.

Struktur ke bawahnya adalah anggota atau kelompok kerja (pokja). Anggota atau pokja dibentuk sesuai dengan kebutuhan organisasi sekolah, bisa ditambahkan divisinya atau dikurangi.

Adapun pembagian tugas pekerjaan pada struktur organisasi harus dilaksanakan agar mencapai tujuan organisasi. Setiap pekerjaan yang dibebankan ke masing-masing pihak harus logis dan memadai untuk dilaksanakan. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi ketimpangan dalam beban pekerjaan antara pihak.

Struktur organisasi dapat disesuaikan dengan kegiatan, komunikasi, kewenangan, kekuasaan, pertanggungjawaban, dan mempertanggungjawabkan.

Adapun struktur organisasi MTs Yasrib Batu-Batu Tahun 2022/2023 yakni : 



 

 

KETUA YAYASAN

:

HJ. NURINAYAH DAUD, S.H

KEPALA MADRASAH

:

ALIYAS, S.Ag,.MM

WAKIL KEPALA MADRASAH

:

BURHANUDDIN, S.Pd

 

 

 

KAUR TATA USAHA

:

SAHARIAH, S.Pd

KURIKULUM

:

KAMARIA, S.Pd.I

HUMAS

:

ANDI DALAULENG, S.Pd.I

KESISWAAN

:

ASRIANA RAHMADANI, S.Pd

SARANA & PRASARANA

:

AHMAD AKBAR, S.Or

 

 

 

KOORDINATOR 7 K

:

SUMIANI, S.Pd.I – FITRI, S.Pd,. Gr

KOORDINATOR  KETERAMPILAN

:

Hj.SITTI SUHRAH – WAHYUNI RAUF, S.Pd.I., M.Pd

KOORDINATOR  KESENIAN

:

ANDI DALAULENG, S.Pd.I – ASRIANA RAHMADANI, S.Pd

KOORDINATOR  PRAMUKA

:

ASRIANA RAHMADANI, S.Pd

KOORDINATOR  PMR

:

AHMAD AKBAR, S.Or

KOORDINATOR  KOPERASI

:

SULASTRI, S.Pd – SUKMAWATI, S.Pd

KOORDINATOR  KEAGAMAAN

:

RUSFIATI, S.Ag – AWING, S.S

KOORDINATOR  PERPUSTAKAAN

:

MASTANG T, S.Pd – WAHYUNI RAUF, S.Pd.I,.M.Pd

KOORDINATOR  BK

:

SULASTRI, S.Pd – KAMARIA, S.Pd.I

 

 

 

WALI KELAS VII A

:

RUSFIATI, S.Ag

WALI KELAS VII B

:

SUKMAWATI, S.Pd

WALI KELAS VIII A

:

FITRI, S.Pd,.Gr

WALI KELAS VIII B

:

MASTANG T, S.Pd

WALI KELAS VIII C

:

AHMAD AKBAR, S.Or

WALI KELAS VIII D

:

SUMIANI, S.Pd

WALI KELAS IX A

:

WAHYUNI RAUF, S.Pd.I,.M.Pd

WALI KELAS IX B

:

SULASTRI, S.Pd

WALI KELAS IX C

:

ANDI DALAULENG, S.Pd.I

 

 

 

SISWA – SISWI MTs YASRIB BATU - BATU

 

 Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat Jazakumullahu khaeran katsiraan wassalamu Alaikum wr.wb.